Pembelian properti di Madinah untuk orang asing: zona yang diizinkan

25 Juni 2026
Pembelian properti di Madinah untuk orang asing: zona yang diizinkan

Arab Saudi telah membuka kesempatan bagi orang asing untuk secara sah membeli properti di Madinah. Ketahui di daerah mana ini diizinkan dan dengan syarat apa.

Apa yang berubah dalam undang-undang

Arab Saudi telah memperluas hak warga negara asing untuk memiliki properti di Madinah, salah satu kota suci dalam Islam. Keputusan ini membuka peluang baru untuk investasi dan tempat tinggal jangka panjang bagi para peziarah dan pebisnis. Sebelumnya, hak-hak tersebut sangat terbatas. Sekarang, orang asing dapat secara resmi membeli properti residensial dan komersial di daerah-daerah tertentu di kota, yang mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata dan memperkuat hubungan ekonomi.

Syarat kepemilikan properti

Pembelian properti di Madinah tersedia dengan syarat-syarat berikut. Orang asing dapat membeli baik properti residensial maupun komersial. Hak kepemilikan diberikan untuk jangka waktu 99 tahun, yang menjamin perlindungan investasi jangka panjang. Pemilik dapat memiliki properti 100%, tanpa perlu melibatkan mitra lokal. Semua transaksi dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Arab Saudi dan prosedur pendaftaran yang ditetapkan.

Daerah yang diizinkan di Madinah

Untuk orang asing, zona-zona berikut dibuka: Raudah Al-Madinah, kota Al-Marifah, Mishraf, Garra, Diyar Al-Muqarr, Al-Mahwiyah, Dar Al-Hijrah, Downtown, Madinah Zona 1 dan Madinah Zona 2. Setiap daerah ini memiliki infrastruktur sendiri, kedekatan dengan tempat-tempat suci, dan berbagai peluang untuk tinggal dan berbisnis. Pemilihan daerah tergantung pada tujuan pembeli — apakah itu untuk tinggal permanen, tinggal musiman, atau penggunaan komersial.

Mengapa ini penting bagi para peziarah

Kemampuan untuk memiliki properti di Madinah memiliki arti khusus bagi umat Muslim yang melakukan ibadah haji atau merencanakan kunjungan rutin. Memiliki properti sendiri memungkinkan untuk menghindari biaya sewa tahunan, memberikan privasi dan kenyamanan saat mengunjungi tempat-tempat suci. Selain itu, investasi semacam itu dapat menghasilkan pendapatan melalui penyewaan kepada peziarah lain pada periode ketika pemilik tidak berada di kota. Ini menciptakan sumber pendapatan yang stabil dan memperkuat hubungan dengan tempat yang memiliki makna spiritual.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Jenis properti apa yang dapat dibeli oleh orang asing di Madinah?

Orang asing berhak untuk membeli rumah tinggal dan apartemen, serta properti komersial — kantor, toko, dan ruang perdagangan lainnya di daerah yang diizinkan.

Untuk berapa lama hak kepemilikan diberikan?

Hak kepemilikan atas properti di Madinah diberikan untuk 99 tahun, yang memastikan perlindungan investasi jangka panjang dan kemungkinan untuk mewariskan properti kepada ahli waris.

Apakah orang asing memerlukan mitra lokal untuk membeli properti?

Tidak, orang asing dapat memiliki properti 100% secara mandiri, tanpa perlu melibatkan mitra lokal atau co-founder dalam transaksi.