Tanggal Kurban-Idul Adha dan Hari Arafah pada tahun 2026

16 Mei 2026
Tanggal Kurban-Idul Adha dan Hari Arafah pada tahun 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengumumkan tanggal yang diharapkan untuk Hari Arafah dan Id al-Adha pada Mei 2026 — peristiwa kunci dalam kalender Islam bagi para peziarah dan umat beriman.

Pengumuman Resmi Arab Saudi

Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi meminta umat Muslim di seluruh kerajaan untuk dengan cermat mengamati kemunculan bulan sabit bulan Zul-Hijjah. Pengamatan dijadwalkan pada malam Minggu, 17 Mei 2026, yang sesuai dengan tanggal 29 bulan Zul-Qi'dah 1447 tahun dalam kalender Islam. Warga diminta untuk melaporkan penemuan bulan sabit dengan mata telanjang atau dengan alat optik ke pengadilan terdekat untuk konfirmasi resmi awal bulan.

Tanggal yang Mungkin Jika Bulan Sabit Dikonfirmasi pada 17 Mei

Jika bulan sabit bulan Zul-Hijjah terlihat pada hari yang ditentukan, bulan secara resmi akan dimulai pada hari Senin, 18 Mei 2026. Sesuai dengan tradisi Islam, Hari Arafah — hari kesembilan bulan Zul-Hijjah — akan jatuh pada hari Selasa, 26 Mei. Perayaan Id al-Adha (Kurban-Idul Adha), yang dirayakan pada hari kesepuluh bulan, akan berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei. Tanggal-tanggal ini sangat penting bagi para peziarah yang melakukan haji ke Mekkah, karena Hari Arafah adalah momen sentral dari ibadah haji.

Skenario Alternatif Jika Bulan Sabit Tidak Terlihat

Jika bulan sabit tidak terlihat pada hari Minggu, 17 Mei, bulan Zul-Qi'dah akan diselesaikan sebagai periode 30 hari. Dalam hal ini, bulan Zul-Hijjah akan dimulai pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Hari Arafah dalam skenario ini akan jatuh pada hari Rabu, 27 Mei, dan perayaan Id al-Adha akan berlangsung pada hari Kamis, 28 Mei. Kedua tanggal tetap dalam rentang akhir Mei, yang memungkinkan para peziarah dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan mereka dengan sedikit fleksibilitas.

Makna Hari-Hari Ini bagi Umat Muslim

Hari Arafah dan Kurban-Idul Adha adalah salah satu hari terpenting dalam kalender Islam. Hari Arafah menandai puncak haji, ketika para peziarah berkumpul di dataran Arafat dekat Mekkah untuk berdoa dan merenung secara spiritual. Id al-Adha, yang mengikuti hari itu, adalah perayaan pengorbanan dan dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Tanggal-tanggal ini menginspirasi jutaan umat beriman untuk melakukan ibadah haji dan berpartisipasi dalam praktik spiritual yang memperkuat hubungan dengan iman Islam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa pengamatan bulan sabit begitu penting untuk menentukan tanggal?

Kalender Islam didasarkan pada bulan-bulan lunar, yang masing-masing dimulai dengan kemunculan bulan sabit baru. Konfirmasi resmi pengamatan visual bulan sabit adalah cara tradisional dan secara hukum penting untuk menentukan awal bulan Zul-Hijjah yang tepat di dunia Muslim.

Kapan harus mulai mempersiapkan haji pada tahun 2026?

Para peziarah harus mulai mempersiapkan beberapa bulan sebelum tanggal yang direncanakan. Disarankan untuk memesan tiket pesawat dan akomodasi 4-6 bulan sebelumnya, menjalani prosedur medis yang diperlukan, dan mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual untuk perjalanan penting ini.

Apa perbedaan antara Hari Arafah dan Id al-Adha?

Hari Arafah adalah hari kesembilan bulan Zul-Hijjah, yang didedikasikan untuk doa dan refleksi di dataran Arafat. Id al-Adha terjadi pada hari berikutnya dan merupakan perayaan pengorbanan, yang dirayakan dengan doa syukur, pertemuan keluarga, dan amal.